Minggu, Februari 28, 2010

Longsor di Ciwidey, Bandung



Sekitar pukul 08.00 WIB, Selasa (23/2/2010), terjadi longsor di RW 18, Desa Tenjolaya, Kampung Dewata, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung. Sebanyak 50 rumah dan sejumlah bangunan lainnya tertimbun. Data sementara, korban tewas yang sudah berhasil diangkat dari timbunan longsor ada empat orang Dua tim dari Dompet Dhuafa (DD) Bandung diterjunkan ke lokasi longsor di RW 18, Desa Tenjolaya, Kampung Dewata, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung. Tim tersebut terdiri dari tenaga medis dan sukarelawan. http://video.okezone.com/play/2010/02/24/236/17198/lokasi-longsor-di-ciwidey

Serah Terima Jabatan Ang. 16


Telah selesai masa jabatan praja-praja angkatan 16 yang telah menjalankan pekerjaannya dengan cukup baik. Kini waktunya angkatan 17 mengemban amanat yang telah diberikan, untuk menjaga nama baik Prapalazt dan mangharumkan namanya. Semoga dalam kepemimpinan yang baru, Prapalazt semakin maju dan semakin kuat dalam menghadapi masa depan yang penuh tantangan.

Berikut adalah struktur organisasi yang baru:

Pangdat : Hilal Hamdan & Syarifah Rahmadani
Pratama : Gunawan Subagja & Ayu Mercyana
Wakil Pratama : Dika Ilham & Syifa
Juru Tulis 1 : Reza Ardhian P. & Dwita Puji L.
Juru Tulis 2 : Audric Ferrell R. & Rizky Aprilia F.
Juru Uang 1 : Andhika Satyo & Meilia Arifani U.
Juru Uang 2 : M. Hafidz & Devi Rahmadita

Gempa di Chili



Gempa kuat menghantam Chili Sabtu, 27 Februari 2010. Dilaporkan gempa berkekuatan 8.8 SR itu meruntuhkan rumah-rumah dan menghancurkan sejumlah jembatan.

Peneliti setempat mengeluarkan peringatan, gempa tersebut berpotensi tsunami yang akan terjadi di sejumlah negara di sekitar Samudra Pasifik.

Seperti dikutip dari
Yahoonews, Menteri Dalam Negeri Chili Edmundo Perez Yoma menyatakan, gempa ini setidaknya menelan 82 korban jiwa. Namun jumlah itu diperkirakan akan terus bertambah.

Gempa yang mengguncang pukul 03.34 27 Februari 2010 waktu setempat itu terasa begitu kuat. Dilaporkan seorang jurnalis, gedung-gedung pencakar langit di Kota Talca yang berjarak 105 kilometer dari pusat gempa sebagian besar rusak total.Jalan-jalan hancur, listrik, telepon dan sambungan komunikasi pun terputus.

Di Ibu Kota Chili, Santiago, 325 kilometer timur lalut dari pusat gempa, dilaporkan sebuah museum seni nasional ambruk. Sekitar 50-an mobil yang diparkir di sebuah apartemen berbunyi bersamaan sehingga suasana sangat gaduh.

Sejumlah rumah sakit di Santiago mengevakuasi para pasiennya ke luar gedung, sementara Bandara Santiago juga mengalami kerusakan yang menyebabkan kegiatan penerbangan ditutup selama 24 jam.

Presiden Chili Michelle Bachelet menyatakan belum ada data pasti mengenai kerusakan yang terjadi akibat gempa, begitu juga soal berapa orang yang menjadi korban. Demikian di tengah situasi darurat ini, Michelle mengingatkan masyarakat Chili agar tidak panik.

“Masyarakat diharapkan tenang. Kami akan melakukan apapun dengan kemampuan yang kami punya. Jika ada informasi, kami akan segera mempublikasikan secepatnya,” jelas Michelle.

Selasa, Januari 26, 2010

World Cup 2010



Tahun 2010 tiba! Di tahun ini akan diselenggarakan pertandingan antar negara yang sangat bergengsi. Dan Afrika Selatan akan menjadi tuan rumah, ini merupakan negara pertama yang menjadi tuan rumah World Cup di benua Afrika. Maskot untuk World Cup tahun ini adalah Zakumi, yaitu seekor macan tutul dengan senyum lebar menempel di wajahnya, sangat energik, antusias, ramah, percaya diri dan juga sangat ambisius serta mencintai sepak bola.
Zakumi lahir tanggal 16 Juni 1994 yang bertepatan dengan hari pemuda di Afrika Selatan. Pada tahun 2010 Zakumi akan berusia 16 tahun, yang akan dirayakan secara global dengan tajuk piala dunia 2010. Nama Zakumi berasal dari kata “Za”, kode untuk Afrika Selatan, dan “kumi”, sebuah kata yang berarti sepuluh dalam berbagai bahasa Afrika. Zakumi mengenakan kostum hijau dan kuning (emas), yang juga menjadi warna dominasi seragam tim Afrika Selatan.

Rabu, Januari 20, 2010

Gempa di Haiti




PORT-AU-PRINCE - Lebih dari 25.000 mayat korban bencana gempa bumi Haiti dikuburkan secara massal tanggal 17 Januari. Sementara itu, ratusan ribu pengungsi Haiti dihantui kelaparan empat hari paska-terjadinya gempa berkekuatan 7,3 skala ritcher.


Pemerintah menyebut, gempa bumi menyebabkan sekitar 200.000 orang tewas, sebagian besar di antaranya masih tertimbun dalam reruntuhan bangunan. “Sebanyak 20.000 mayat dikumpulkan Minustah (Tentara Keamanan PBB di Haiti). Sementara sisanya yang dikumpulkan lembaga sosial kemasyarakatan dan relawan, sebanyak 5.000-6.000 mayat,” kata Perdana Menteri Haiti Jean-Max Bellerive. Menteri Dalam Negeri Haiti Paul Antoine Bien-Aime mengatakan bahwa 50.000 jenazah korban berhasil ditemukan.

“Kami memperkirakan korban jiwa akan mencapai antara 100.000 dan 200.000, meski kami tidak akan pernah tahu angka pastinya,” ujarnya. Organisasi Kesehatan Pan Amerika sebelumnya memperkirakan jumlah korban tewas bisa mencapai 100.000, sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan sekitar 300.000 warga kehilangan rumah mereka. Juru bicara PBB mengatakan gempa ini merupakan kejadian terburuk yang pernah ditangani PBB selama di Haiti. Sebuah organisasi kesehatan Pan Amerika memperkirakan jumlah korban tewas antara 50.000 sampai 100.000 jiwa.

PBB meluncurkan permintaan dana bantuan bernilai USD 562 juta untuk membantu korban gempa bumi yang melanda Haiti. Kepala Bidang Kemanusiaan PBB John Holmes mengatakan dana itu akan digunakan untuk membantu tiga juta korban gempa selama enam bulan. Sementara di Gedung Putih, Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama dan mantan Presiden AS lainnya, George W Bush serta Bill Clinton melakukan konferensi pers bersama,Sabtu waktu setempat. “Kami berdiri bersama dengan rakyat Haiti, yang telah menunjukkan kekuatan luar biasa,” kata Obama. Amerika juga mengirim Menteri Luar Negeri Hillary Clinton ke Port-au-Prince, Ibu kota Haiti.

Amerika berjanji akan meningkatkan bantuan dengan mengajak rakyat Paman Sam memberi sumbangan. Sementara itu,AS mengumumkan akan memberi ijin tinggal kepada ribuan pendatang gelap asal Haiti akibat krisis kemanusiaan di negara asal mereka itu. Kepala departemen keamanan dalam negeri AS,Janet Napolitano,mengatakan para pendatang gelap itu pada awalnya akan diijinkan tinggal dan bekerja selama 18 bulan. Kondisi di Haiti masih memprihatinkan. Warga kekurangan air bersih, makanan dan harapan untuk bisa hidup normal kembali.Mereka selalu berebutan makanan bantuan yang baru datang.

Di saat yang sama, warga dan tim SAR masih sibuk mencari korban yang terhimpit di bawah reruntuhan. Mereka berharap masih ada yang bisa diselamatkan akibat gempa pada 12 Januari lalu itu. Ibukota Haiti semakin tidak aman, sementara terjadi masalah dalam pembagian bantuan kepada jutaan korban gempa. Beberapa hari setelah gempa yang menghancurkan Port-au-Prince dan menewaskan puluhan ribu orang,muncul sejumlah laporan kelompok penjahat menyerang penduduk dan melakukan penjarahan.

Para pejabat mengatakan ribuan tahanan tidak diketahui keberadaannya setelah penjara utama rusak.Para narapidana itu diduga telah melarikan diri dan kembali meneror para korban gempa dengan kriminalitas. Bantuan telah tiba, tetapi hanya sedikit yang dapat meninggalkan bandara yang sibuk.Kerusakan pelabuhan laut, jalan dan sarana umum lain memperlambat pemberian makanan, air dan bantuan kesehatan.

 

Perjalanan Barisan Cokelat Blak Magik is Designed by productive dreams for smashing magazine Bloggerized by Ipiet
Distributed by Deluxe Templates © 2008